Menyampaikan Informasi tanpa terdistorsi

Jumat, 29 Juli 2016

Posted by Unknown in | 13.14.00 No comments
Kamis 28 Juli 2016, Alun-alun Kota Madiun nampak dipadati oleh ribuan anak dari siswa-siswi PAUD, TK/RA dan SD/MI se-Kota Madiun. Mereka hadir untuk mengikuti serangkaian acara dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN). 

Berbagai kegiatan dalam acara tersebut antara lain adalah permainan anak-anak PAUD, pagelaran Tari Blek Di Dot massal 1.000 siswa-siswi PAUD, TK/RA, paduan suara tingkat TK/RA, mewarnai dari siswa SDLB/SLB, karawitan anak-anak TK/RA serta persembahan Drum Band dari MIN Demangan dan TK ABA 3. Anak-anak terlihat sangat aktif dan ceria dalam menunjukkan setiap aksinya, hal ini dirasa sesuai dengan Tema Peringatan HAN tahun ini yaitu "Akhiri Kekerasan Pada Anak".



Dalam sambutannya Seketaris Daerah Kota Madiun Bpk. Maidi mengatakan agar seluruh masyarakat ikut peduli dan bertisipasi dalam menghormati dan menjamin hak-hak individu tanpa diskriminasi, serta memberikan yang terbaik bagi anak.

Peringatan Hari Anak Nasional ini sendiri salah satunya bertujuan untuk mengembangkan potensi anak sejak dini serta menghindari segala bentuk kekerasan pada anak-anak dengan mengarahkan pada kegiatan yang positif.




Kamis, 28 Juli 2016

Posted by Unknown in | 00.06.00 No comments
Kota Madiun berhasil meraih penghargaan di bidang lingkungan hidup yakni Adipura Kirana tahun 2016 untuk tingkat kota sedang dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). itu artinya koleksi Piala Adipurna Kota Madiun resmi bertambah menjadi 12. Tidak hanya itu saja, tahun ini bersamaan dengan suksesnya meraih Adipura Kirana, Kota Madiun juga mendapat sertifikat Adiwiyata Mandiri untuk empat sekolahan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dengan didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar di Istana Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau pada Jumat (22/7).  

Wakil Walikota Kota Madiun Sugeng Rismiyanto mengatakan, Piala Adipura Kirana tersebut berhasil diraih tak lepas dari inovasi Pemkot Madiun yang mampu menggabungkan pengelolaan bidang ekonomi, wisata, dan investasi yang berbasis lingkungan hidup. Dia mencontohkan Bank Sampah Winongo yang mampu mendaur ulang sampah rumah tangga hingga bernilai ekonomi. terobosan itu pula masuk top 99 inovasi pelayanan publik terbaik versi Kemenpan RB. Selain itu, pemanfaatan gas metan di tempat pembuangan akhir (TPA) Winongo untuk 200 rumah tangga di sekitarnya juga dinilai luar biasa sehingga mengurangi kebutuhan pembelian bahan bakar. 

Hal lain yang membuat Kota Madiun layak membawa pulang Piala Adipura Kirana adalah upaya pemkot dalam pembuatan 3.801 sumur resapan di bawah trotoar yang tersebar di 31 ruas jalan di Kota Madiun. Sumur resapan itu berfungsi sebagai tangkapan air untuk mengurangi genangan setelah hujan deras mengguyur, sekaligus tambahan cadangan air tanah. Untuk Tahun ini sendiri ada pengklasifikasian Piala Adipura. Yakni, Adipura Buana, Adipura Kirana, dan Adipura Paripurna. Tahap penilaiannya juga mengacu pada indikator yang lebih kompleks.  Adapun, Kota Madiun tahun ini juga masuk dalam nominasi peraih Adipura Paripurna. Ditargetkan tahun depan Adipura Paripurna dapat tercapai. 

Sekda Kota Madiun Maidi menambahkan, raihan Piala Adipura ke-12 tak lepas dari partisipasi masyarakat dalam program Green and Clean di 27 Kelurahan. Selain itu komitmen lembaga pendidikan membidik label sekolah Adiwiyata. Bahkan, empat dari sekolah yang diajukan yakni SMAN 4, SMPN 11, SMPN 13 dan SDN Patihan semuanya berhasil mendapat sertifikat Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Sesuai rencana serta untuk menebus rasa penasaran masyarakat Kota madiun terhadap penghargaan tertinggi biang kebersihan dan pengelolaan lingkungan tersebut, akhirnya kemarin (25/07/2016) Piala Adipura Kirana plus empat Trophy Adiwiyata Mandiri sengaja dikirab keliling kota Madiun. Rombongan kirab Adipura yang dilepas Wakil Walikota Sugeng Rismiyanto di balai Kota tersebut diarak dengan sebuah mobil bak terbuka. Menyusul kendaraan dibelakangnya yang membawa Trophy Adiwiyata Mandiri.



sumber :  
Koran Radar Madiun  
http://jatim.antaranews.com/lihat/berita/181212/kota-madiun-raih-piala-adipura-kirana-2016
Foto : Humas Protokol Kota Madiun (Fanspage)

Jumat, 22 Juli 2016

Posted by Mazilux in | 19.02.00 No comments
Sekilas Mengenai Plastik PE 
Plastik PE atau Polyethylene merupakan salah satu jenis plastik yang paling umum dan paling banyak digunakan dalam berbagai keperluan manusia hingga jaman modern ini. Jenis plastik ini termasuk dalam kategori material yang murah, tahan lama serta tahan terhadap bahan kimia. Kelebihan lain dari jenis plastik ini adalah mudah untuk diproses, tahan terhadap gesekan sehingga tidak mudah aus, tingkat penyerapan airnya mendekati nol serta merupakan material yang sangat baik untuk isolasi kabel listrik. Pada dasarnya plastik PE diklasifikasikan berdasarkan tingkat kepadatannya; dalam hal ini plastik PE dibagi menjadi 2 yaitu: – LDPE (Low Density Polyethylene) – HDPE (High Density Polyethylene) Perbedaan utama dari kedua jenis plastik PE di atas terletak pada kemampuannya untuk menahan beban, daya tahannya terhadap panas dan bahan kimia serta tingkat kekakuan atau ketebalannya. Intinya, semakin tinggi tingkat kepadatan plastik tersebut maka daya tahan terhadap panas makin tinggi serta plastik menjadi makin kaku, keras dan kuat, serta tidak mudah untuk ditembus. Sepintas Mengenai Sejarah Plastik PE Seperti telah disebutkan di atas, plastik PE dibagi menjadi 2 yaitu LDPE dan HDPE. Mari kita tengok kilasan sejarah ditemukannya kedua jenis plastik PE tersebut. 1. Plastik LDPE (Low Density Polyethylene) Plastik LDPE terbuat dari minyak mentah. Jenis ini ditemukan secara tidak sengaja oleh 2 ilmuwan asal Inggris yang dipekerjakan oleh ICI (Imperial Chemical Industries) yaitu Reginald Gibson and Eric Fawcett pada tahun 1933. Mereka sedang mereaksikan ethylene dengan benzaldehyde dengan tekanan tinggi yang menghasilkan semacam lilin padat berwarna putih yang dapat dilelehkan dan dibuat menjadi benang. Material hasil percobaan tersebut kemudian diberi nama polyethylene. Setelah penemuan tersebut, mulai banyak perusahaan yang mendapatkan lisensi bahan tersebut dan membuat LDPE mereka sendiri. Plastik tipis seperti kantong sampah atau pembungkus kue dibuat dari plastik LDPE. Selain itu, LDPE juga digunakan dalam pembuatan botol-botol minuman, plastik pelapis kabel, wadah makanan maupun berbagai peralatan laboratorium. Plastik LDPE dapat di daur ulang, tetapi produk daur ulang yang dihasilkan akan mengalami penurunan mutu dan kualitas. 2. Plastik HDPE (High Density Polyethylene) Plastik PE yang satu ini baru ditemukan sekitar tahun 1951 oleh 2 orang ilmuwan yang bernama Paul Hogan dan Robert Banks. Mereka mulai melakukan percobaan dan menemukan kristal polypropylene melalui percobaan menggunakan bensin yang memiliki kandungan gas oktan tinggi. Dari percobaan tersebut, kedua ilmuwan tadi menemukan cara untuk memproduksi kristal polyethylene dan plastik HDPE. Pada dasarnya, plastik yang terbuat dari bensin ini merupakan jenis yang lebih kuat dari jenis LDPE. Faktanya, plastik HDPE biasanya digunakan pada produk-produk berukuran besar karena sifatnya yang kuat dan tahan lama. Salah satu produk pertama yang dibuat dari plastik HDPE adalah hulahop. Contoh produk yang menggunakan plastik HDPE antara lain meja dan kursi lipat plastik, wadah penyimpanan makanan, lemari berlaci plastik, industri otomotif dan lain sebagainya. Sama dengan jenis LDPE, plastik HDPE juga dapat di daur ulang dimana produk hasil daur ulangnya juga akan mengalami penurunan mutu dan kualitas. Plastik PE paling umum yang banyak digunakan dan dicari masyarakat adalah berbagai model, warna dan ukuran kantong kresek. Selain itu, plastik pembungkus makanan, minuman dan buah yang dijual dalam bentuk rol juga merupakan salah satu produk umum dari plastik PE. Semoga sekilas ulasan mengenai plastik PE di atas dapat menambah wawasan Anda tentang dunia plastik.

Pengolahan Limbah Plastik dengan Pengolahan Modern

Sebagai sampah yang sulit hancur dalam waktu pendek, pengolahan limbah plastik bisa menjadi solusi yang paling tepat untuk mengurangi efek pencemaran dari bahan yang satu ini. Plastik sendiri adalah sebuah material yang sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia modern. Jika Anda melihat ke sekeliling rumah atau lingkungan Anda, maka Anda akan menemukan banyak sekali produk yang menggunakan plastik sebagai bahan utamanya. Dari mulai sikat gigi hingga kemasan makanan atau minuman kebanyakan menggunakan bahan plastik. Karena banyaknya sampah plastik yang ada di lingkungan, maka pengolahan limbah plastik ini menjadi sebuah langkah yang baik untuk mencegah pencemaran sampah yang parah. Dengan mengolah sampah plastik menjadi barang yang baru diharapkan jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan bisa dikurangi secara signifikan.

Salah satu cara untuk mengurangi sampah plastik di lingkungan adalah dengan memanfaatkan pengolahan limbah plastik sehingga sampah – sampah plastik yang tidak berguna bisa diolah kembali menjadi barang – barang baru yang lebih berguna. Kebanyakan masyarakat awam akan menganggap sampah plastik sudah diurus oleh para pemulung atau petugas kebersihan sehingga mereka cenderung membuang sampah plastik secara sembarangan. Namun kenyataannya, Anda sebagai orang awam juga bisa membantu proses daur ulang plastik agar lebih mudah.
Cara membantu pengolahan limbah plastik yang paling sederhana adalah dengan membuang sampah pada tempatnya. Para pemulung yang biasanya mengumpulkan sampah plastik biasanya akan mencari plastik bekas di area pembuangan sampah. Membuang sampah plastik di tempat sampah khusus anorganik akan memudahkan para pemulung dan pengumpul sampah plastik untuk mendaur ulang plastik – plastik tersebut. Membuang sampah sembarangan hanya akan mencemari tanah karena sebagian besar sampah plastik yang dibuang sembarangan tidak akan terdaur ulang. Akan lebih baik lagi jika Anda menyediakan tempat sampah khusus untuk sampah plastik. Membedakan tempat sampah plastik dengan sampah organik merupakan salah satu langkah yang baik untuk membantu pengolahan limbah plastik.

Pengolahan Limbah Plastik
Secara garis besar ada tiga metode daur ulang dan pengolahan limbah plastik yang sekarang sedang banyak digalakkan untuk mencegah bertambahnya limbah plastik. Yang pertama adalah reuse atau menggunakan kembali, jadi beberapa sampah plastik yang digunakan sebagai wadah atau bungkus bisa Anda manfaatkan ulang sehingga tidak terbuang dengan percuma. Misalnya saja sampah kantong plastik. Kantong plastik merupakan sampah plastik paling banyak yang ditemui di Indonesia. Anda bisa menggunakan kembali sampah plastik tersebut dengan cara menyimpannya. Kantong – kantong plastik tersebut bisa Anda pergunakan kembali sebagai kantong belanjaan atau dipakai sebagai kantong sampah. Cara penggunaan kembali yang juga populer adalah botol plastik. Botol plastik ini kerap dipakai sebagai tempat minuman yang baru setelah isinya habis. Namun bahayanya adalah tidak semua botol plastik aman untuk dipakai sebagai tempat minuman berkali – kali. Botol minuman untuk minuman ringan misalnya, hanya bisa dipakai untuk menyimpan minuman sekali setelah itu Anda harus membuangnya. Namun untuk mengurangi limbah, Anda bisa mempergunakan kembali botol – botol plastik ini sebagai tempat minyak goreng, tempat oli bekas, dimanfaatkan sebagai pot tanaman, diubah menjadi kap lampu, dan masih banyak lagi.
Cara pengolahan limbah plastik selanjutnya adalah dengan metode reduce. Sebenarnya reduce adalah sebuah gerakan untuk mengurangi limbah plastik dengan mengurangi pemakaian benda atau barang – barang yang terbuat dari plastik. Reduce berkaitan erat dengan reduse dimana Anda bisa menggunakan kembali plastik – plastik yang sudah dipakai.

sumber : http://ksmsadar.blogspot.co.id/2015/12/sampah-plastik-harus-di-daur-ulang.html 
Posted by Mazilux in | 18.35.00 No comments




Kamis, 21 Juli 2016

Posted by Unknown in | 04.41.00 No comments
Rabu, 20 Juli 2016 ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi PKK menghadiri Halal Bihalal di GOR Stadion Wilis Kota Madiun. Halal Bihalal bersama PKK se-Kota Madiun ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota, Sekda Kota Madiun, Ketua DPRD, Kepala Dinas, Lurah dan Camat di Lingkungan Pemerintah Kota Madiun. 

 


 Dalam kesempatannya Wakil Walikota H. Sugeng Rismiyanto, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh undangan yang hadir. Hal ini dikarenakan masih dalam suasana Idul Fitri yang memang menjadi moment yang sangat tepat untuk saling memaafkan. 

Acara Halal Bihalal pagi tadi dimeriahkan dengan penampilan hadrah dari Reksogati Sogaten dan juga tausyiah yang disampaikan oleh KH. Munir.


Selasa, 19 Juli 2016

Posted by Unknown in | 01.57.00 No comments


Senin, 18 Juli 2016 merupakan hari pertama masuk sekolah bagi sebagian besar wilayah di Indonesia termasuk di Kota Madiun. Setelah libur sekolah yang cukup panjang, pagi ini lalu lintas kembali diramaikan oleh pengendara berseragam sekolah. Ya, walaupun kebanyakan memang dibonceng oleh orangtua. Tapi gambaran inilah yang justru menjadi pemandangan sangat mengharukan, dimana para siswa serta orangtua terlihat begitu bersemangat dan saling memberi dukungan di hari pertama masuk sekolah. 



Ada banyak keseruan di hari pertama sekolah. Di MIN Demangan misalnya, anak-anak antusias datang lebih awal. Sementara di TK ABA 1, masih ada sebagian anak yang menangis takut sekolah. Dan dari sekian banyak sekolah TK maupun SD masih banyak orang tua yang menunggu anaknya karena belum mau ditinggal. Bahkan di media sosial tersebar gambaran-gambaran kebahagian mengenai hari pertama sekolah. Rata-rata sekolahan mengisi hari pertama sekolah dengan Upacara dilanjut dengan kegiatan  Masa Orientasi Siswa (MOS) dan Halal Bihalal. Dimana kegiatan MOS sendiri lebih pada pengenalan lingkungan sekolah masing-masing. 



Kemdikbud juga telah menyerukan kampanye hari pertama masuk sekolah dengan mengajak orangtua mengantar anak di hari pertama masuk sekolah. Menurut Surat Edaran Mendikbud No 4 Tahun 2016 tentang Hari Pertama Sekolah dinyatakan bahwa hari pertama sekolah juga menjadi kesempatan mendorong interaksi orang tua dengan guru untuk menjalin komitmen bersama dalam mengawal pendidikan anak. 


Senin, 18 Juli 2016

Posted by Unknown in | 01.05.00 No comments
Masih dalam suasana lebaran dan masih dalam bulan Syawal 1437H, kemarin (Sabtu,16/07/2016) KIM Bhakti Pertiwi mengadakan Halal Bihalal bersama warga. Bertempat di sepanjang Gang Mushola, halaman seketariat KIM Bhakti Pertiwi acara yang digelar semalam terbilang sukses. Warga nampak antusias hadir memadati tempat yang telah  disediakan. Tamu undangan mulai berdatangan sekitar bada' isya dan disambut penampilan hadroh dari santriwan/santriwati mushola Al-Qodiroh. 

Menurut Ketua KIM Bhakti Pertiwi, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah agar warga selalu guyub rukun dan terus menjaga silaturahmi. Toh, semua warga juga yang berperan aktif. Mulai dari masak, bersih-bersih menyediakan tempat, semua dilakukan bersama-sama, gotong royong. Halal Bihalal hanyalah sebuah moment yang sangat pas dan memang sudah menjadi kegiatan rutin pasca lebaran.
 
Serangkaian acara semalam antara lain pembacaan Ayat suci Al-Qur'an, oleh Sdr. Choirul ketua karang taruna BOGAST. Sambutan ketua panitia Bpk. Sugiyanto, yang merupakan Ketua RT.34 Kelurahan Nambangan Kidul.  Kemudian hikmah halal bihalal yang disampaikan oleh ustadz M. Ridwan dilanjut dengan doa. Terakhir ramah tamah yang diiringi penampilan santriwan/santriwati Mushola Al-Qodiroh dan ditutup dengan saling berjabat tangan.

Dalam kajiannya Ustadz M. Ridwan membahas mengenai beberapa pentingnya berbuat sabar dan saling memaafkan. Gaya bahasanya yang santai membuat acara lebih hidup dan tidak terkesan monoton.
Salah seorang panitia menambahkan, 160 undangan yang telah disebar dapat dipastikan 90% hadir. Hal ini terlihat dari tempat yang disediakan terisi semua, bahkan sempat nambah gelar tikarnya. 

Acara yang dikemas dengan konsep lesehan semalam berakhir pukul 22.00 WIB.

Jumat, 15 Juli 2016

Posted by Unknown in | 03.42.00 No comments
Liburan kenaikan kelas sudah hampir berakhir, dan Tahun ajaran baru kini hampir tiba. Peran orangtua sangat berpengaruh besar dalam hal pendidikan anak, terutama dalam mempersiapkan segala kebutuhan menjelang hari pertama masuk sekolah. 

Hadiah terindah untuk anak-anak kita adalah waktu, untuk itu mari kita luangkan waktu kita untuk bersama-sama mengantar anak di hari pertama sekolah. bagaimanapun sekolahan adalah rumah kedua bagi anak-anak kita. perhatian dan dukungan orangtua sangat penting bagi kesiapan anak mengahadapi dunia pendidikan yang baru.

Selamat menyambut Tahun ajaran baru 2016/2017.











Rabu, 06 Juli 2016

Posted by Unknown in | 13.06.00 No comments

Pemerintah telah menetapkan 1 Syawal 1437H jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016. Untuk itu (Selasa, 5/7/2016) beberapa instansi, sekolah, masjid dan mushola se-kota Madiun turut meramaikan hari kemenangan dengan mengikuti takbir keliling. Kegiatan yang diadakan rutin setiap menjelang Idul Fitri ini mengambil start di depan Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun dan diberangkatkan langsung oleh Bpk. Walikota H. Bambang Irianto. Beberapa titik di wilayah Kota Madiun pun juga telah siap menyelenggarakan sholat ied besok.


Selamat Idul Fitri 1437H
Taqobalallahu minnaa wa minkum
shiyamanaa wa shiyamakum.
Minal 'aidin wal faizin, 
mohon maaf lahir dan batin.



Sabtu, 02 Juli 2016

Posted by Unknown in | 10.22.00 No comments
Masih dalam serangkaian kegiatan di Bulan Ramadhan, minggu lalu (Jumat, 24/06/2016) Pemkot Madiun mengadakan Buka Bersama RT, RW dan LPMK se-Kota Madiun. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung GOR Stadion Wilis Kota Madiun tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Bp. Sugeng Rismiyanto mewakili Bapak Walikota yang saat itu berhalangan hadir. Tampak pula hadir ibu Wakil Walikota, Ketua DPRD dan Sekda Kota Madiun beserta ibu, Ketua SKPD, Camat dan Lurah se-Kota Madiun.

Acara tersebut dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dilanjut pemberian bantuan Tunjangan Hari Raya secara simbolis kepada seluruh ketua RT, RW dan LPMK se-Kota Madiun oleh Bp. Wakil Walikota. Dalam Sambutannya Bp. Wakil Walikota menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi masyarakat terutama peran RT, RW dan LPMK dalam membina masyarakat sehingga tercipta kondisi yang aman dan kondusif. Acara ini selanjutnya ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Usman Hadi.

Berkaitan dengan kegiatan tersebut, hari ini (Jumat, 01/07/2016) bertempat di Kantor Kelurahan Nambangan Kidul telah dibagikan bantuan Tunjangan Hari Raya secara langsung kepada ketua RT dan Ketua RW yang ada di wilayah Kelurahan Nambangan Kidul. Total penerima THR adalah 60 orang, 45 orang ketua RT dan 15 ketua RW. Pembagian bantuan THR ini berlangsung dari pukul 12.30 sampai dengan pukul 14.00.

Search